Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Saturday, August 15, 2009

SAI BABA dan DAJJAL...







Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi).Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:"Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya."Boleh jadi Sai Baba ini adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masîh al-Dajjâl (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as). Wallahu al'am..
Laki-laki ini memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang - bahkan - jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Saat ini laki-laki ini sudah memiliki puluhan juta pengikut.. Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak menjadi korban berikutnya dari fitnah Sai Baba ini."Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting..." (HR.Bukhari dan Muslim)"Di awal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah)Antara DAJJAL dan SAI BABA1) Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kribo, berkaki bengkok (agak pengkor). Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kribo.2) Dajjal memiliki mata yang buta. Sai Baba pernah mengalami kebutaan di waktu muda kemudian sembuh kembali.3) Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air. Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) dari udara melalui tangannya.4) Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan depat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang. Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kejapan mata.5) Dajjal mengikuti pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal. Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama.6) Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/ baik, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya. Sai Baba mengaku sebagai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian, cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana.7) Dajjal akan muncul dan sebagai nabi. Sai Baba memposisikan dirinya sebagai nabi kepada pengikut2nya.8) Dajjal akang menggunakan nama Al-Masih. Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020.9) Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan. Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta.10) Dajjal akan mendakwahkan agama Allah. Dalam banyak majlis darshanya Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur'an dan keharusan untuk memahaminya.11) Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit. Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati juga menyembuhkan penyakit kanker.12) Dajjal dapat menurunkan hujan. Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi (di NTT sedang di bangun proyek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering).13) Dajjal bisa mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya. Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas, injil mini dan berbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam sekejap.14) Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali. Sai Baba bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia.15) Dajjal bisa berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya yang merupakan benruk reinkarnasi dirinya.16) Dajjal bisa membesarkan tubuhnya. Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuh pesawat terbang.17) Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan. Sai Baba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga bisa berjalan ke pasar, rumah sakit, proyek irigasi dan tempat lain yang biasa dikunjungi manusia.18) Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air. Sai baba bisa mengeluarkan air dengan hentakan kakinya.19) Dajjal tidak memliki anak. Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah).20) Dajjal memimpin orang yahudi. Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.21) Dajjal muncul di zaman pertikaian. Sai Baba mengklaim bahwa ia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, dan kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatanWahai kaum muslimin, apa lagi yang kita tunggu, marilah segera kita kembali kepada Allah dan rasulnya."Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal. Hendaknya ia berkata : 'Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, adzab kubur, fitnah (cobaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal."* Artikel ini dikirim melalui email oleh salah seorang kenalan. Tidak dapat dipastikan kesahihannya. Apa yang penting, kita sentiasa sedar bahawa "Kiamat Sudah Dekat" dan tanda-tanda kiamat semakin jelas.

Friday, August 14, 2009

Wanita Dewasa seperti apa?

wanita dewasaOleh A. Fatih Syuhud
Ditulis untuk Buletin El-Ukhuwah PP Alkhoirot Putri Karangsuko Malang


Secara etimologis (istilah) fiqih seorang wanita dianggap dewasa apabila sudah memasuki masa haid, biasanya saat usia 13 – 14 tahun. Setelah memasuki masa inilah berlaku kewajiban dan larangan agama seperti kewajiban salat lima waktu dan larangan bergaul dengan pria yang bukan muhrim. Menurut hukum negara, wanita baru dianggap dewasa saat berusia 17 tahun saat di mana dia mulai memiliki hak dan kewajiban sebagai warga negara penuh seperti hak untuk mengenyam pendidikan, berpartisipasi dalam pemilu, hak untuk menikah, memiliki KTP atau SIM serta kewajiban untuk menaati peraturan pemerintah yang berlaku.

Dewasa dalam pengertian di atas adalah definisi dewasa yang formal yang terkait dengan hukum tertentu baik hukum islam maupun hukum negara.

Sedang dewasa dalam tinjauan umum, termasuk dalam tinjauan psikologi, adalah sempurnanya pertumbuhan fisik dan mental seseorang. Pertumbuhan fisik yang normal mudah diketahui karena dapat dilihat oleh pancaindra. Akan tetapi pertumbuhan mental yang sempurna dan matang merupakan hal yang berbeda..

Dewasa secara mental dapat dilihat dari sikap yang matang dan rasional serta tidak emosional dalam membuat penilaian, dalam bersikap, dalam mengatasi suatu masalah diri sendiri maupun persoalan orang lain. Kalau pertumbuhan fisik akan berhenti pada usia sekitar 20-an tahun, maka kedewasaan adalah proses yang berkembang dalam waktu lama.

Oleh karena itu, dewasa secara fisik dan umur belum menjamin seseorang menjadi dewasa secara mental, pola pikir dan pola sikap. Al Quran menyebut kedewasaan sikap yang sempurna itu dengan istilah al-akhlaq al-karimah atau budi pekerti yang luhur (QS Al Qalam 68:4)

Kedewasaan sikap yang sempurna atau al-akhlaq al-karimah adalah sebuah proses panjang yang berliku walaupun tidak mustahil untuk dicapai. Dan hal yang lebih penting lagi adalah kemauan kuat untuk menjalani proses dan keinginan besar untuk mencapainya. Berikut beberapa langkah awal yang perlu dilakukan:

1. Bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Apabila gagal atau salah jangan berbohong atau menyalahkan orang lain.
2. Akui kesalahan yang dilakukan dan berbesar hati meminta maaf. Tanyakan apa yang bisa Anda lakukan untuk mengoreksinya. Ingat apa yang terjadi, supaya kesalahan serupa tidak terulang lagi.
3. Cari teman bergaul yang dewasa. Bertemanlah dengan wanita yang Anda anggap lebih dewasa sikapnya yang mau mengeritik Anda. Mintalah nasihat dan saran – dan dengarkan nasihat yang mereka berikan.
4. Catat sikap-sikap kurang dewasa Anda, baik yang Anda ketahui sendiri ataupun yang dibilang orang lain. Berlatihlah untuk membuangnya satu-persatu.
5. Hormati orang tua, keluarga dekat dan guru spiritual Anda. Karena mereka yang paling mungkin menyediakan waktu untuk Anda saat Anda sangat membutuhkan bantuan.
6. Perhatikan dan catat perbuatan apa saja dari teman saja yang paling Anda sukai dan Anda benci. Tiru perbuatan teman Anda yang menyenangkan, dan jangan ditiru sikap mereka yang menyebalkan.[]

Thursday, July 9, 2009

Cara mendidik anak menurut islam




Cara mendidik anak

Syekh uthaimin



Apabila telah tampak tanda-tanda tamyiz pada seorang anak, maka

selayaknya dia mendapatkan perhatian sesrius dan pengawasan yang

cukup. Sesungguhnya hatinya bagaikan bening mutiara yang siap

menerima segala sesuatu yang mewarnainya. Jika dibiasakan dengan hal-

hal yang baik, maka ia akan berkembang dengan kebaikan, sehingga

orang tua dan pendidiknya ikut serta memperoleh pahala. Sebaliknya,

jika ia dibiasakan dengan hal-hal buruk, maka ia akan tumbuh dengan

keburukan itu. Maka orang tua dan pedidiknya juga ikut memikul dosa

karenanya.



Oleh karena itu, tidak selayaknya orang tua dan pendidik melalaikan

tanggung jawab yang besar ini dengan melalaikan pendidikan yang baik

dan penanaman adab yang baik terhadapnya sebagai bagian dari haknya.

Di antara adab-adab dan kiat dalam mendidik anak adalah sebagai

berikut:



1. Hendaknya anak dididik agar makan dengan tangan kanan, membaca

basmalah, memulai dengan yang paling dekat dengannya dan tidak

mendahului makan sebelum yang lainnya (yang lebih tua, red).

Kemudian cegahlah ia dari memandangi makanan dan orang yang sedang

makan.



2. Perintahkan ia agar tidak tergesa-gesa dalam makan. Hendaknya

mengunyahnya dengan baik dan jangan memasukkan makanan ke dalam

mulut sebelum habis yang di mulut. Suruh ia agar berhati-hati dan

jangan sampai mengotori pakaian.



3. Hendaknya dilatih untuk tidak bermewah-mewah dalam makan (harus

pakai lauk ikan, daging dan lain-lain) supaya tidak menimbulkan

kesan bahwa makan harus dengannya. Juga diajari agar tidak terlalu

banyak makan dan memberi pujian kepada anak yang demikian. Hal ini

untuk mencegah dari kebiasaan buruk, yaitu hanya memen-tingkan perut

saja.



4. Ditanamkan kepadanya agar mendahulukan orang lain dalam hal

makanan dan dilatih dengan makanan sederhana, sehingga tidak terlalu

cinta dengan yang enak-enak yang pada akhirnya akan sulit bagi dia

melepaskannya.



5. Sangat disukai jika ia memakai pakaian berwarna putih, bukan

warna-warni dan bukan dari sutera. Dan ditegaskan bahwa sutera itu

hanya untuk kaumwanita.



6. Jika ada anak laki-laki lain memakai sutera, maka hendaknya

mengingkarinya. Demikian juga jika dia isbal (menjulurkan pakaiannya

hingga melebihi mata kaki). Jangan sampai mereka terbiasa dengan hal-

hal ini.



7. Selayaknya anak dijaga dari bergaul dengan anak-anak yang biasa

bermegah-megahan dan bersikap angkuh. Jika hal ini dibiarkan maka

bisa jadi ketika dewasa ia akan berakhlak demikian. Pergaulan yang

jelek akan berpengaruh bagi anak. Bisa jadi setelah dewasa ia

memiliki akhlak buruk, seperti: Suka berdusta, mengadu domba, keras

kepala, merasa hebat dan lain-lain, sebagai akibat pergaulan yang

salah di masa kecilnya. Yang demikian ini, dapat dicegah dengan

memberikan pendidikan adab yang baik sedini mungkin kepada mereka.



8. Harus ditanamkan rasa cinta untuk membaca al Qur'an dan buku-

buku, terutama di perpustakaan. Membaca al Qur'an dengan tafsirnya,

hadits-hadits Nabi n dan juga pelajaran fikih dan lain-lain. Dia

juga harus dibiasakan menghafal nasihat-nasihat yang baik, sejarah

orang-orang shalih dan kaum zuhud, mengasah jiwanya agar senantiasa

mencintai dan menela-dani mereka.



Dia juga harus diberitahu tentang buku dan faham Asy'ariyah,

Mu'tazilah, Rafidhah dan juga kelompok-kelompok bid'ah lainnya agar

tidak terjerumus ke dalamnya. Demikian pula aliran-aliran sesat yang

banyak ber-kembang di daerah sekitar, sesuai dengan tingkat

kemampuan anak.



9. Dia harus dijauhkan dari syair-syair cinta gombal dan hanya

sekedar menuruti hawa nafsu, karena hal ini dapat merusak hati dan

jiwa.



10. Biasakan ia untuk menulis indah (khath) dan mengahafal syair-

syair tentang kezuhudan dan akhlak mulia. Itu semua menunjukkan

kesempurnaan sifat dan merupakan hiasan yang indah.



11. Jika anak melakukan perbuatan terpuji dan akhlak mulia jangan

segan-segan memujinya atau memberi penghargaan yang dapat membahagia-

kannya. Jika suatu kali melakukan kesalahan, hendaknya jangan

disebar-kan di hadapan orang lain sambil dinasihati bahwa apa yang

dilakukannya tidak baik.



12. Jika ia mengulangi perbuatan buruk itu, maka hendaknya dimarahi

di tempat yang terpisah dan tunjukkan tingkat kesalahannya. Katakan

kepadanya jika terus melakukan itu, maka orang-orang akan membenci

dan meremehkannya. Namun jangan terlalu sering atau mudah memarahi,

sebab yang demikian akan menjadikannya kebal dan tidak terpengaruh

lagi dengan kemarahan.



13. Seorang ayah hendaknya menjaga kewibawaan dalam ber-komunikasi

dengan anak. Jangan menjelek-jelekkan atau bicara kasar, kecuali

pada saat tertentu. Sedangkan seorang ibu hendaknya menciptakan

perasaan hormat dan segan terhadap ayah dan memperingatkan anak-anak

bahwa jika berbuat buruk maka akan mendapat ancaman dan kemarahan

dari ayah.



14. Hendaknya dicegah dari tidur di siang hari karena menyebabkan

rasa malas (kecuali benar-benar perlu). Sebaliknya, di malam hari

jika sudah ingin tidur, maka biarkan ia tidur (jangan paksakan

dengan aktivitas tertentu, red) sebab dapat menimbulkan kebosanan

dan melemahnya kondisi badan.



15. Jangan sediakan untuknya tempat tidur yang mewah dan empuk

karena mengakibatkan badan menjadi terlena dan hanyut dalam

kenikmatan. Ini dapat mengakibatkan sendi-sendi menjadi kaku karena

terlalu lama tidur dan kurang gerak.



16. Jangan dibiasakan melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi,

sebab ketika ia melakukannya, tidak lain karena adanya keyakinan

bahwa itu tidak baik.



17. Biasakan agar anak melakukan olah raga atau gerak badan di waktu

pagi agar tidak timbul rasa malas. Jika memiliki ketrampilan memanah

(atau menembak, red), menunggang kuda, berenang, maka tidak mengapa

menyi-bukkan diri dengan kegiatan itu.



18. Jangan biarkan anak terbiasa melotot, tergesa-gesa dan bertolak

(berkacak) pinggang seperti perbuatan orang yang membangggakan diri.



19. Melarangnya dari membangga-kan apa yang dimiliki orang tuanya,

pakaian atau makanannya di hadapan teman sepermainan. Biasakan ia

ber-sikap tawadhu', lemah lembut dan menghormati temannya.



20. Tumbuhkan pada anak (terutama laki-laki) agar tidak terlalu

mencintai emas dan perak serta tamak terhadap keduanya. Tanamkan

rasa takut akan bahaya mencintai emas dan perak secara berlebihan,

melebihi rasa takut terhadap ular atau kalajengking.



21. Cegahlah ia dari mengambil sesuatu milik temannya, baik dari

keluarga terpandang (kaya), sebab itu merupakan cela, kehinaan dan

menurunkan wibawa, maupun dari yang fakir, sebab itu adalah sikap

tamak atau rakus. Sebaliknya, ajarkan ia untuk memberi karena itu

adalah perbuatan mulia dan terhormat.



22. Jauhkan dia dari kebiasaan meludah di tengah majlis atau tempat

umum, membuang ingus ketika ada orang lain, membelakangi sesama

muslim dan banyak menguap.



23. Ajari ia duduk di lantai dengan bertekuk lutut atau dengan

menegakkan kaki kanan dan menghamparkan yang kiri atau duduk dengan

memeluk kedua punggung kaki dengan posisi kedua lutut tegak.

Demikian cara-cara duduk yang dicontohkan oleh Rasulullah

Shallallaahu alaihi wa sallam.



24. Mencegahnya dari banyak berbicara, kecuali yang bermanfaat atau

dzikir kepada Allah.



25. Cegahlah anak dari banyak bersumpah, baik sumpahnya benar atau

dusta agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan.



26. Dia juga harus dicegah dari perkataan keji dan sia-sia seperti

melaknat atau mencaci maki. Juga dicegah dari bergaul dengan orang-

orang yang suka melakukan hal itu.



27. Anjurkanlah ia untuk memiliki jiwa pemberani dan sabar dalam

kondisi sulit. Pujilah ia jika bersikap demikian, sebab pujian akan

mendorongnya untuk membiasakan hal tersebut.



28. Sebaiknya anak diberi mainan atau hiburan yang positif untuk

melepaskan kepenatan atau refreshing, setelah selesai belajar,

membaca di perpustakaan atau melakukan kegiatan lain.



29. Jika anak telah mencapai usia tujuh tahun maka harus

diperintahkan untuk shalat dan jangan sampai dibiarkan meninggalkan

bersuci (wudhu) sebelumnya. Cegahlah ia dari berdusta dan

berkhianat. Dan jika telah baligh, maka bebankan kepadanya perintah-

perintah.



30. Biasakan anak-anak untuk bersikap taat kepada orang tua, guru,

pengajar (ustadz) dan secara umum kepada yang usianya lebih tua.

Ajarkan agar memandang mereka dengan penuh hormat. Dan sebisa

mungkin dicegah dari bermain-main di sisi mereka (mengganggu mereka).



31. Demikian adab-adab yang berkaitan dengan pendidikan anak di masa

tamyiz hingga masa-masa menjelang baligh. Uraian di atas adalah

ditujukan bagi pendidikan anak laki-laki. Walau demikian, banyak di

antara beberapa hal di atas, yang juga dapat diterapkan bagi

pendidikan anak perempuan.



Wallahu a'lam.



Dari mathwiyat Darul Qasim "tsalasun wasilah li ta'dib al abna''"

asy Syaikh Muhammad bin shalih al Utsaimin rahimahullah .

Diterjemahkan oleh, Ubaidillah Masyhadi