Showing posts with label Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Ilmu. Show all posts

Friday, August 7, 2009

Pentingnya Mengapa Kita Harus Belajar


Belajar adalah proses untuk mengerti sesuatu. belajar selalu kita terapkan dalam setiap hal seperti:

  1. 1. kita tidak bisa mengerti pelajaran tanpa belajar.
  2. 2. pada waktu kita kecil, kita belum bisa bersepeda maka kita perlu proses belajar terlebih dahulu.
itu sedikit contoh pentingnya belajar buat kita. memang, terkadang kita malas belajar tetapi jika kita mengingat apabila kita tidak belajar maka kita tidak mengerti sesuatu yang ingin kita mengerti dan juga apabila kita tidak belajar bagaimana kita bisa mencapai cita-cita kita kalau kita tidak mengerti apapun. tapi terkadang ada juga bahwa kita sudah belajar tetapi tidak juga mengerti apa yang telah kita pelajari. maka apabila hal itu terjadi sebaiknya kita belajar dan belajar terus dan tidak lupa disertai ibadah dengan memohon RIDHLO-NYA.
Jangan lupa sebelum belajar harus berdo'a. belajar sama artinya dengan menuntut ilmu, dan bagi orang islam menuntut ilmu hukumnya wajib. dari lahir sampai ke liang lahat. jadi apabila kita umat islam tidak belajar ataupun malas belajar itu berarti kita berdosa. kalau kamu seorang muslim dan merasa mempunyai kewajiban serta ingin cita-cita kamu tercapai mari mulai dari sekarang kita harus belajar !!!!!!!!!!!!!!!

Sunday, June 7, 2009

Membangun Generasi Gemar Membaca



Tak terasa pada tanggal 17 mei 2009 adalah hari buku nasional. meskipun selebrasi peringatan ini tidak terasa istimewa bagi setiap orang tetapi ini harusnya dapat terasa istimewa di mata pecinta buku. Walaupun tidak perlu diperingati sekalipun, orang tak akan berhenti membaca buku. Inilah istimewa nya hari buku bagi setiap pencinta buku, terlepas dari ada tidaknya peringatan ini.


Pernahkah kita mendengar ada suatu pepatah mengatakan bahwa membaca membuka jendela dunia, memang terlalu sedikit berlebihan tetapi itulah kenyataan yang akan kita didapatkan . Ilmu yang di dapat dari membaca buku tidak pernah habis-habisnya sampai akhir hayatnya. Dengan membaca kita dapat mengetahui perkembangan apa saja yang ada di dunia dan termodern apapun juga dapat meramalkan masa depan.


Membaca berasal dari kata dasar baca yang artinya memahami arti tulisan. Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini. Sebab hidup manusia sangat bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu, salah satunya dengan cara membaca.


Ide adanya Hari Buku Nasional datang dari masyarakat perbukuan guna memacu minat baca masyarakat Indonesia , sekaligus menaikkan penjualan buku. Masyarakat gemar membaca agak sulit dilakukan, walapun pemerintah sudah menyediakan beberapa fasilitas, yakni perpustakaan. Dan ada pula perpustakaan keliling dengan menggunakan mobil yang sering beroperasi di daerah pedalaman atau jauh dari perkotaan.


Bagi Pencinta buku, buku merupakan investasi besar dalam hidupnya. Dan yang akan menjadi masalah saat ini yakni naiknya harga BBM yang kemungkinan membengkaknya biaya operasional buku dari beberapa penerbit dan apabila terjadi kenaikan mungkin sedikit berpengaruh turunnya daya beli masyarakat.


Di zaman sekarang ini, nampaknya sebagian besar pelajar kurang memiliki minat membaca, terutama membaca buku pelajaran. Ini diakibatkan oleh karena sebagian pelajar tidak memiliki metode dalam membaca, sehingga pada saat membaca timbul rasa malas, bosan, dan mengatuk.
Dalam mewujudkan bangsa yang berbudaya gerakan gemar membaca buku haruslah ditanamkan sejak dini, walaupun membaca tidak memandang usia tetapi dengan membaca wawasan kita dapat lebih berkembang. Kesadaran seseorang dalam gemar membaca biasanya dipengaruhi oleh keadaan lingkungan pergaulaannya tetapi tidak jarang tumbuh dari dalam diri sendiri yang didasarkan atas keinginan untuk berubah lebih baik.


Dalam menghadapi persaingan global, seseorang dituntut untuk menentukan kesuksesannya sendiri, dimana semakin banyaknya pengangguran yang disebabkan kurangnya lapangan pekerjaan dan upaya pemerintah untuk meningkatkan standarisasi SDM Indonesia dengan mengadakan UASBN untuk meningkatkan mutu pendidikan.Menumbuhkan gerakan gemar membaca haruslah ditingkatkan dimana sangat jarang dilihat seseorang membawa buku dan membaca baik saat dalam keadaan menunggu bis di halte maupun dalam waktu senggang.


Apabila kita melihat negara yang sangat maju sekarang ini, yakni jepang. mungkin pola menimba ilmunya sudah sangat jauh berbeda dari negara Indonesia . biasanya para pelajar sudah merasa kurang dalam membaca mungkin mereka menganggap berapa pentingnya ilmu yang terdapat pada buku. Keberhasilan jepang pada zaman dahulu setelah terjadi bom atom juga didasarkan dengan keinginan yang besar untuk melakukan perubahan, yakni mengirimkan pemudanya di negara luar untuk menuntut ilmu dan mengabdi kembali setelah berhasil juga mengganti buku-buku yang berbahasa asing dengan bahasa jepang agar lebih mudah dipahami.


Keberhasilan tersebut sepatutnya dicontoh dan diterapkan juga ditingkatkan di Indonesia, melalui program pendidikan yang lebih maju dan sistimatis, sedikit demi sedikit Indonesia akan mulai menapaki iklim pendidikan yang lebih maju kedepannya.Dan hasil dari membaca buku, sebaiknya dapat dituangkan dengan memberikan gagasan, ide-ide, pendapat dalam membangun bangsa ini.


Kesimpulannya, sebuah metode yang perlu diterapkan untuk menumbuhkan yakni mengenalkan buku kepada anak sejak dini, gambar yang menarik lebih mudah dipahami anak kecil daripada teks yang biasa saja. Para remaja sebaiknya satu harinya minimal dapat membaca satu buah buku dan juga dapat mengoptimalkan perpustakaan sebagai bahan bacaan.


Mari menyambut suatu perubahan dengan melaksanakan sistem gemar membaca di mulai dari diri sendiri hingga dengan mengajak orang terdekat untuk membaca buku mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk diri sendiri juga orang banyak dan jadikan membaca merupakan hal yang menyenangkan. Selamat mencoba.

Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar



Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
2.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
Pokok-pokok bahasan di atas dibahas lebih medetail dalam buku berikut disajikan dalam file PDF silakan download di bawah ini

Materi IBD pdf Download di sini